Tinta pena yatim piatu

TINTA PENA YATIM PIATU

Kau beruntung, karena kau tak seperti kami..
dan kau beruntung, karena kau tak bernasib seperti kami..
kau beruntung, karena kau tak pernah kedinginan di setiap malammu sepeti kami..
dan kau beruntung, karena kau tak pernah menangis kelaparan seperti kami..

Kami tak pernah mengiginkan hal ini..
dan kami tak pernah mengiginkan hal ini terjadi pada kami..
ini takdir..
dan ini takdir yang harus kami jalani..

Tapi..
apakah kami harus bersedih..
apakah kami harus manangisi takdir ini..
mungkin iya kami bersedih..
dan mungkin iya kami menangis..

Tapi kami bersedih karena kami bahagia..
dan kami bahagia bukan karena takdir yang kami jalani..
tapi karena kami masih dapat melihat sosok seorang seperti orang tua kami yang mengasihi kami..
yang tak pernah kami dapat saat ibu dan ayah meninggalkan kami..

Mungkin kasih ini tak abadi..
dan mungkin kasih ini tak selamanya..
selayaknya kasih ibu kepada anaknya..
tapi, kasihilah kami dan jangan kau tambah beban kami, derita kami dan kesedihan kami..

Kami sama seperti mu..
dan kami tak ada bedanya dengan mu..
hanya saja takdir berpihak lain pada kami..
hingga kami membutuhkan kasih sayangmu..

Kasihilah kami..
Seperti kau mengasihi dirimu..
seperti kau mengasihi ibumu..
dan seperti kau mengasihi ayahmu..

Kau beruntung..
sekali lagi kukatakan kau beruntung..
kau beruntung masih bisa di kasihi dan mengasihi..

Puisi yatim piatu

Penulis : seo tutorial

Tinta pena yatim piatu
Judul : Tinta pena yatim piatu.
me on facebook
Kutipan :
tinta pena yatim piatu, atau istilah kata yang biasa kita sebut coretan yatim piatu, mencoba memahami dan mengerti kehidupan piatu membuat saya berpikir, siapa lagi kalau bukan kita yang mengasihi mereka, selain rasa peduli saya terhadap yatim piatu, artikel ini saya persembahkan sebagai hadiah ulang tahun papa reyhan dan sebagai artikel sayembara yang di selenggarakan di blog PAPA REYHANDZ INSPIRATIONS oleh putri papa reyhand yaitu shinta



Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

0 Response to "Tinta pena yatim piatu"

Posting Komentar